This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sunday, November 16, 2014

SPESIFIKASI MESIN

Selamat malam. . . .
Sebelum tidur. . .
Sambil istirahat. . . .
Setelah beraktivitas di siang tadi
Yang sedang refreshing atau yang sedang mencari ilmu. . .
Bertemu lagi dgn blog dunia otomotif yang kali ini akan membahas tentang spesifikasi mesin mobil

Ok langsung saja ke tkp

Spesifikasi mesin

a. Susunan silinder

Susunan silinder yang digunakan mobil pada umumnya adalah :

- Tipe in-line
 
 
Silinder-Silinder disusun dalam satu baris, tipe ini banyak digunakan karena kontruksinya yang sederhana.

- Tipe V
 
 
Blok silinder berbentuk V (V-shape) . Tipe ini memungkinkan tinggi dan panjang mesin menjadi berkurang.

- Tipe horizontal Berlawanan
 

Silinder-silinder disusun horizontal dan berlawanan satu dgn lainnya. Susunan seperti ini dapat mengukur tinggi mesin.

b. Mekanisme katup

Mesin 4 tak mempunyai satu atau dua katup masuk dan katup buang pada setiap ruang bakarnya. Mekanisme katup adalah suatu mekanisme untuk membuka dan menutup katup-katup pada mesin.
Tipe mekanisme katup pada umumnya antara lain :

- Tipe Over Head Valve (OHV)
 

Mekanisme katup ini sederhana dan high reliability. Penempatan chamshaftnya diletakan pada blok silinder dibantu dgn valve lifter dan pushrod  antara rocker arm.

- Tipe Over Head Camshaft (OHC)

 
Pada tipe ini, camshaft ditempatkan diatas kepala silinder dan langsung menggerakan rocker arm tanpa melalui lifter dan pushrod. Camshaft digerakan oleh poros engkol melalui rantai atau sabuk penggerak.
Tipe ini sedikit lebih rumit dari OHV, tetapi karena tidak menggunakan lifter dan pushrod maka berat bagian yg bergerak menjadi berkurang. Namun kemampuannya pada kecepatan tinggi cukup baik karena katup2 membuka dan menutup lebih tepat pd kecepatan tinggi.

- Tipe Double Over Head Camshaft (DOHC)

 
Dua camshaft ditempatkan pd kepala silinder, satu camshaft menggerakan katup masuk dan satunya lagi untuk menggerakan katup buang. Pada tipe ini tidak memakai rocker arm karena camshaft langsung menggerakan katup-katup, berat komponen yg bergerak pun berkurang dan pembukaan dan menutupnya katup-katup lebih presisi pada putaran tinggi.
Kontruksinya sangat rumit namun kemampuannya sangat tinggi dibandingkan tipe lainnya.
Ada 2 mekanisme katup DOHC :
- kedua camshaft digerakan oleh sabuk/belt (single drive belt directly)
- hanya exhaust camshaft yang digerakan oleh sabuk/belt dan intake camshaft digerakan oleh exhaust camshaft melalui roda gigi.

c. Lubang silinder dan langkah torak

Mesin dapat diklasifikasikan menjadi 3 tipe oleh perbandingan diameter lubang silinder (cylinder bore) degan langkah torak :

1. Long stroke engine

Yaitu : Langkah torak lebih panjang daripada diameter silinder.

2. Square engine

Yaitu : Langkah torak sama dengan diameter silinder.

3. Short stroke (over-square) engine

Yaitu : Langkah torak lebih pendek daripada diameter silinder.

Demikian pembahasan tentang spesifikasi mesin, jika ada pertanyaan silahkan tulis dikomentar
Jangan lupa beri kritik dan saran juga dikomentar yah ?

Sekian dan terima kasih atas kunjungan dan perhatian dari agan2 sekalian. . . . . .
Tunggu postingan saya selanjutnya. . . . .

Salam sukses

Salam kompak selalu

SISTEM PELUMASAN

Selamat malam. . . .
Bertemu lagi dengan Saya di blog dunia otomotif ini. . . .
Kali ini akan saya uraikan nengenai sistem pelumasan pada kendaraan mobil

Ok langsung saja kita ke tkp . . .

Sistem pelumasan

Pada umumnya pelumas mobil paling banyak dibuat dari minyak dasar dgn bermacam bahan tambahan (aditive). Namun beberapa diantaranya dibuat dari syntetic base.

Komponen-komponen Sistem
Pelumasan :
 
- Oil Pressure Switch


Yaitu : komponen yang berfungsi
sebagai switch yang mengaktifkan
lampu peringatan bila tekanan oli
tidak tercukupi pada saat mesin
mobil dihidupkan.

- Pompa oli

Yaitu : komponen yang berfungsi untuk mensirkulasikan atau memompa oli mesin ke seluruh bagian mesin mobil.

- Relief Valve

Komponen ini bekerja untuk membebaskan tekanan pada saat pompa oli mempunyai tekanan yg
berlebihan.

- Oil Strainer


Yaitu : saringan yang terpasang di saluran masuk (didalam carter) untuk memisahkan partikel atau kotoran yang besar dari oli mesin.

- filter oli


Yaitu : Komponen yang berfungsi sebagai penyaring kotoran yang tidak diinginkan dari oli mesin yang secara bertahap akan terkontami dengan kotoran besi dan lainnya.

- charter atau panci oli


Yaitu : komponen yang berfungsi sebagai alat penampung oli mesin tepatnya berada dibawah blok silinder.

- oli mesin
 

Oli mesin berbeda dengan pelumas lainya. Oli mesin akan kotor dengan adanya carbon dan zat kotoran lainya dari pembakaran.

Sifat utama oli mesin :

- Sebagai pelumasan
- Sebagai pendingin
- Sebagai perapat
- Sebagai pembersih
- Sebagai penyerag tegangan

Syarat-syarat oli mesin :

- harus mempunyai kekentalan yang tepat
- kekentalan harus relatif stabil tanpa terpengaruh adanya perubahan temperatur
- harus sesuai dgn penggunaan metal
- tidak merusak atau anti karat terhadap komponen
- tidak menimbulkan busa

Jenis oli mesin

1. Klasifikasi kekentalan

Kekentalan atau berat dari oli mesin dinyatakan oleh angka yang disebut indek kekentalan. Jika indeknya rendah maka oli mesin encer dan jika indeknya tinggi maka oli mesin kental.
Standar kekentalan oli mesin sesuai badan internasional yaitu dgn awalan SAE (Society of Automotive Engineers)

2. Klasifikasi kwalitas

Kualitas oli mesin diklasifikasikan sesuai standar API (American Petroleum Institute)
Klasifikasi API biasanya tercantum pada masing2 kemasan oli mesin untuk menambah tingkatan SAE sehingga pemilihan akan lebih mudah bila dilihat perbandingan kondisi pengoperasian kendaraan.

Demikianlah uraian tentang sistem pelumasan, bila ada pertanyaan silahkan agan bisa tulis dikomentar. . . .

Jangan lupa beri kritik dan sarang juga dikomentar yah . ?

Sekian dan terima kasih atas kunjungan dan perhatian dari agan2 sekalian. . . .

Tunggu portingan saya selanjutnya. . . . . . .

Salam sukses

Salam kompak selalu

Saturday, November 15, 2014

SISTEM PENDINGINAN

Selamat pagi. . . . . .
Semangat untuk mulai beraksi. . . .
Untuk mengawali hari ini saya posting mengenai sistem pendinginan pada kendaraan roda 4 alias mobil. . . .

Ok langsung saja kita ke tkp. .  .

SISTEM PENDINGINAN

Panas hasil pembakaran di dalam
mesin, sebagian diubah menjadi
tenaga penggerak, sebagian
dibuang keluar sebagai gas
buang,dan sebagian lagi diserap
oleh bagian-bagian mesin itu sendiri.
Panas yang diserap ini harus
dibuang juga keluar agar panas
mesin tidak berlebilan (over
heating).
Untuk mengatasi hal tersebut,
maka mesin dilengkapi dengan
sistem pendinginan.
Sistem pendingin ada 2 macam yaitu :
- sistem pendinginan udara dan
- sistem pendinginan air
Tetapi yang lebih
umum digunakan pada mobil
adalah sistem pendinginan air, karena selain fungsinya untuk mendinginkan mesin juga air berfungsi sebagai peredam sehingga bunyi yg dihasilkan mesin tidak berisik

KOMPONEN SISTEM PENDINGIN AIR :


- Radiator
- tutup radiator
- selang atas dan selang bawah radiator
- waterpump
- water jaket
- selang bypass
- thermostat
- kipas ( fan )
- reservoir tank
- dan yang pasti air radiator

Ok kita bahas satu persatu komponen sistem pendingin diatas

1. Radiator


Terdiri dari :
- upper tank
- lower tank
- radiator core / inti radiator
Upper tank yaitu bagian atas radiator dan lower tank yaitu bagian bawah radiator.
Sedangkan inti radiator yaitu bagian tengah/inti dari radiator yg dapat dilewati air pendingin dari upper tank ke lower tank, inti radiator ini bersirip dgn tujuan untuk menyerap panas dari air radiator.

2. Tutup radiator
 
Terdiri dari :
- pressure valve ( katup tekanan )
- vacuum valve (katup vakum )
Pressure valve atau juga ada yg menyebut relief valve adalah katup pada tutup radiator yang berfungsi untuk membuang air radiator ke reservoir tank pada saat tekanan di dalam radiator naik
Sedangkan
Vacuum valve adalah katup pada tutup radiator yang berfungsi mengembalikan atau mengalirkan air radiator dari reservoir tank ke dalam radiator pada saat tekan didalam radiator turun

3. Water pump


Water pump atau pompa air berfungsi mengalirkan atau mensirkulasikan air pendingin ke dalam mesin.
Pada umumnya kendaraan saat ini menggunakan pompa air jenis sentrifugal yang cara kerjanya digerakan oleh mesin (crankshaft) melalui tali kipas atau v-belt.

4. Thermostat


berfungsi :
- mempercepat tercapainya temperatur kerja mesin
- mempertahankan/menjaga temperatur krja mesin saat mesin hidup
Cara kerjanya :
Pada saat temperatur air pendingin didalam mesin rendah (dibawah 80 derajat) maka katup thermostat tertutup sehingga alirannya tidak ke radiator akan tetapi kembali lagi ke mesin melalui selang by pass
Sedangkan pada saat temperatur air pendingin tinggi (80-90 derajat) maka katup thermostat membuka dan air pndingin yg panas dari mesin bisa dialirkan ke radiator untuk didinginkan.

5. Kipas / fan


Berfungsi untuk mendinginkan air pendingin didalam radiator dgn cara mengalirkan udarb ke radiator
Ada 2 macam kipas pendingin :
- kipas yg digerakan oleh mesin melalu tali kipas
- kipas yg digerakan oleh elektrik

6. Water jaket

Yaitu : lubang didalam mesin sebagai jalannya air pendingin.

7. Selang bypass

Yaitu : saluran sistem pendinginan yang mengalirkn air pending kembali ke mesin apabila katup thermostat masih tertutup.

8. Reservoir tank

Yaitu : tangki cadangan untuk menampung air pendingin dari radiator apabila tekanan di dalam radiator naik.

Sekian postingan saya kali ini, untuk pertanyaan mengenai sistem pendinginan silahkan tulis dikomentar gan
Jangan lupa beri kritik dan saran di komentar juga yah ?

Sekian dan terima kasih atas kunjungan dan perhatian agan2 sekalian

Tunggu postingan saya selanjutnya. .. . . .


SALAM SUKSES

SALAM KOMPAK SELALU

Troubelshooting kelistrikan body part 3

Selamat malam. . . . . .
Selamat beristirahat. . . . . .
Daripada bengong. . .
Mendingan ngelanjutin postingan yg kemaren aja. . .
Kalau kemaren sudah tak jelaskan tentang :
Troubelshooting kelistrikan body part1
Troubelshooting kelistrikan body part2
Maka kali ini akan dibahas troubelshooting kelistrikan body part3 yang isinya antara lain :
- troubelshooting pada whaser&wiper
Dan
- troubelshooting pada power window
Ok langsung saja kita bahas one by one alias satu persatu:
Troubelshooting pada washer&wiper
Washer&wiper erorr atau tdk bekerja
Kemungkinan penyebab :
- sakelar washer&wiper kotor atau bahkan erorr
- soket dan kabel tdk berhubungan atau lepas
- sekering IG1 dan sekering WASHER&WIPER putus
- motor washer mati
Langkah perbaikan
- cek dan pastikan bahwa saklar washer&wiper dalam keadaan baik, jika kotor bersihkan dan jika erorr maka gantilah
- pastikan soket dan kabel2 dalam keadaan berhubungan alias tidak putus, terutama pada kabel2 sambungan
- cek sekering IG1 pada fuse box depan biasanya 40A dari kemungkinan putus atau rusak
- cek juga sekering WASHER&WIPER pada fuse box dibawah dasboard biasanya 20A dari kemungkinan putus atau rusak
- periksa motor washer, bagaimana washer bisa bekerja kalau motor washernya saja error ?
Periksa motor washer dari kerusakan dg cara:
- cek soket2 yang ke motor washer barangkali ada yang lepas, atau
- cek langsung motor waser trsebut dgn cara melepasnya dan dijumper langsung kebaterai, pastikan saat diberi arus motor washer bisa bekerja, jika tidak bekerja itu artinya motor washer tersebut erorr maka gantilah
Troubelshooting pada power window
Power window mati atau tidak berfungsi
Kemungkinan penyebab :
- sakelar power window kotor atau erorr
- soket dan kabel ada yang putus atau lepas
- sekering IG1 dan IG1/back putus
- relay POWER mati
- motor power window mati/erorr
Langkah perbaikan :
- periksa sakelar power windaw dari kemungkinan kotor dan rusak terminalnya
- periksa jg soket dan kabel2 powerwindow dari kmungkinan putus atau lepas
- cek sekering IG1 40A di fuse box depan dari kmungkinan putus
- cek juga sekering IG1/back 10A di fuse box dalam tepatnya dibawah dasboard sebelah kanan dari kemungkinan putus
- cek relay POWER yang letaknya di fuse box dalam biasanya disamping FLASHER dgn cara memberi arus pada terminal 85-86 dan pastikan ada bunyi klik atau ditest pakai multitester harus ada hubungan antara terminal 30 dan 87 relay, jika tdk bunyi klik dan tanpa hubungan stelah diberi arus pada 85-86 berarti relay mati atau rusak, jadi gantilah
- periksa motor power window dari kerusakan dgn cara memberinya arus langsung dari baterai, jika tidak brfungsi jg walaupun sudah diberi arus langsung maka gantilah motor power window tsb
NB :
Sebelum melakukan pengecekan diatas, pastikan terlebih dahulu bahwa baterai kendaraan dalam kondisi baik dgn cara mengecek:
- tegangan baterai
- kemampuan baterai
- kapasitas air accu
- kondisi terminal
- kondisi kotak baterai dan lain2
Mungkin sekian postingan saya kali ini, untuk prtanyaan mengenai troubelshooting kelistrikan body silahkan tulis dikomentar gan. . . .
Jangan lupa beri kritik dan saran juga dikomentar yah ?
Sekian dan terima kasih atas kunjungan dan perhatian dari agan2 sekalian
Tunggu jg postingan2 saya selanjutnya. . . . . .
Salam sukses
Salam kompak selalu

Thursday, November 13, 2014

Troubelshooting kelistrikan part 2

Selamat malam
Selamat istirahat. . . .
Semoga kita selalu sehat. . . . .
Dan selalu diberi nikmat. . . .
Oleh sang pencipta alam saya jagat. . . .
Hehe. . . .
Langsung ke tkp saja yah ?
Postingan kali ini melanjutkan postingan sebelumnya gan, yaitu tentang troubelshooting kelistrikan pada kendaraan roda empat alias mobil. . . .
Kalau postingan sebelumnya tentang
1. Lampu kepala
2. Lampu kota
3. Lampu rem
4. Lampu hazard dan lampu sign

Maka kali ini tentang :
5. Jika lampu mundur atau back ligh mati
Maka kemungkinan penyebabnya :
- switch lampu mundur rusak
- ada kabel yang putus
- sekering IG1/BACK putus
- soket lepas
- lampu mundur itu sendiri yang mati
Langkah perbaikan :
- pastikan switch lampu mundur tidak rusak
- pastikan soket dan kabel dalam kondisi baik
- cek sekering IG1/BACK dari kemungkinan putus
- periksa filamen lampu mundur apakah putus atau tidak ? Jika putus, ganti lampu
6. Klakson mati ?
Kemungkinan penyebab :
- soket lepas
- ada kabel yang putus
- relay HORN rusak
- sekering HORN putus
- klakson itu sendiri yg mati
- kekurangan masa
Langkah perbaikan :
- pastikan soket dan kabel dan kondisi baik
- periksa relay HORN dari kemungkinan rusak/mati
- cek sekering HORN dari kemungkinan putus
- periksa pula klakson ataukah masih brfungsi atau tidak dgn cara menjumpernya dgn kabel dan masing2 kabel ke positif dan negatif bateray, jika klakson bunyi brarti masih baik
NB:
Jangan lupa sebelum melakukan langkah perbaikan sistem kelistrikan, pastikan bahwa bateray kendaraan anda dlm keadaan baik, dgn cara memeriksa:
- berat jenis baterai
- tegangan baterai
- kualitas baterai
- tinggi air accu
- kondisi terminal baterai
- kondisi kotak baterai dll
Ya mungkin sekian dulu postingan kali ini. . . . .
Untuk troubelshooting kelistrikan lainnya akan diuraikan di postingan selanjutnya. . . . .
Berhubung ini sudah malam dan saya pun sudah ngantuk mau tidur. . . . . . Karena dari tadi ngetik cape juga. . . . .
Jangan lupa berikan kritik dan saran di komentar. . . . .
Terima kasih
Salam sukses
Salam kompak selalu

troubelshooting kelistrikan body part 1

Met malem agan agan. . . . .

Postingan kali ini akan membahas tentang troubelshooting sistem kelistrikan pada mobil

Langsung saja, . . . Troubelshooting apa saja sih yang mungkin bahkan sering terjadi pada kelistrikan mobil ?

Yang sering terjadi itu biasanya kerusakan atau masalah pada :
Lampu lampu
Klakson
Washer & wiper
Sistem alarm
Bahkan sampai ke sistem AC

Ok langsung Saja kita bahas satu persatu. . . . . .

#Troubelshooting pada lampu lampu kendaraan

1. Lampu kepala mati

Kemungkinan penyebabnya adalah :

- saklar atau handle lampu kepala erorr
- soket lampu kepala lepas
- terdapat kabel yang putus
- relay HEAD rusak
- Fuse/sekering headlamp putus/rusak
- atau filamen lampu kepala itu sendiri yang putus

Langkah perbaikan

- siapkan alat dan bahan
- pertama kita cek dan pastikan bahwa sakelar headlamp dalam keadaan baik, jika kotor atau berkarat bersihkan dg menggunakan amplas
- lalu kita cek dan pastikan bahwa soket headlamp dlm posisinya yang benar
- lalu pastikan pula tidak ada kabel yang putus terutama pada kabel sambungan
- tes relay HEAD yang ada pada fuse box dgn menghubungkan trminal 85 dan 86 pada relay ke + & - batrai, pastikan ada bunyi klik atau tes terminal 30 dan 87 relay dgn multitester, pastikan ada hubungan dan jika tdk ada hubungan ganti relay HEAD
- cek pula sekering headlamp dalam keadaan baik tidak putus. Sekring headlamp ada dua yaitu kanan dan kiri, biasanya kalau sekering headlamp kanan putus maka lampu kepala kanan menyala redup tetapi tidak mati, demikian pula sebaliknya
- yang terakhir cek lampu kepala itu sendiri apakah filamennya terputus atau gosong, tes menggunakan multitester, jika filamennya putus, ganti bohlam lampu kepala dgn yg baru. .

2. Lampu kota mati

Kemungkinan penyebab :

- saklar lampu kota rusak/kotor
- soket lepas
- kabel ada yang putus
- sekering TAIL putus
- atau lampu kota itu sendiri yang rusak/mati

Langkah perbaikan :

- pastikan saklar kondisi baik
- posisi soket benar, tidak lepas
- pastikan tidak ada ada kabel yang putus
- pastikan fuse/sekring TAIL yang ada di fuse box tidak putus
- dan cek pula lampu kota itu sendiri, pastikan filamen lampu tdk putus, jika putus maka gantilah

3. Lampu rem mati

Kemungkinan penyebab

- switch rusak
- soket lepas
- sekering STOP putus
- kabel ada yang putus
- lampu rem mati atau rusak

Langkah perbaikan :

- cek sekering STOP dari kondisi putus atau tidak
- pastikan tidak trdapat kabel yang putus
- jumper switch rem dgn kabel, dlm kondisi ini lampu harus nyala. Jika lampu rem msih mati, ganti lampu rem, dan jika sesudah diganti tetap mati, maka kemungkinan besar switch rem yang rusak, gantilah

4. Lampu hazard dan sign

* lampu hazard mati

Kemungkinan penyebab :

- sakelar susak
- soket lepas
- kabel ada yang putus
- sekering IG1 putus
- sekering HAZARD putus
- FLASHER rusak
- lampu hazard dan sign mati

Langkah perbaikan

- pastikan sakelar dan soket dlm keadaan baik
- tidak trdapat kabel yang putus
- cek sekering IG1 di fuse box depan biasannya 40 A dari kemungkinan rusak / putus
- cek sekering HAZARD di fuse box bawah dasboard sebelah kanan dari kemungkinan putus
- pastikan FLASHER dlm keadaan baik, jika rusak ganti flasher
- pastikan pula bahwa filamen lampu hazard tdk putus

* lampu sign ( lampu tanda belok ) mati

Kemungkinan penyebab :

- saklar dan soket rusak
- trdapat kabel yang putus
- sekering IG1 putus
- sekering IG1/BACK putus
- FLASHER rusak
- lampu sign mati

Langkah perbaikan :

- pastikan sakelar dan soket dlm kondisi baik
- pastikan tdk ada kabel yang putus
- cek sekering IG1 dari kemungkinan putus
- cek sekering IG1/BACK dari kemungkinan putus
- pastikan FLASHER baik
- cek filamen lampu sign dari kemungkinan putus

Mungkin sekian dulu postingan kali ini, . . .
Dan insya allah akan dilanjut untuk troubelshooting kelistrikan body lainnya di postingan selanjutnya. . . .

Jika kurang paham atau mungkin ada kekeliruan pada postingan saya, jika mau membetulkan atau punya kritik dan saran silahkan ketikan di komentar. . .

Terima kasih

Oh ya. . . .
NB :
sebelumnya kalau mau memperbaiki troubelshooting kelistrikan body pastikan bateray kendaraan dalam keadan baik. . . .

Wednesday, September 4, 2013

Cek berkala pada mobil


SERVIS BERKALA MOBIL

Halo gan kali ini saya hadir lagi stelah skian lama menghilang hehe :-D
dan untuk postingan saya kali ini di blog dunia otomotif ini adalah membahas tntang SERVIS BERKALA KENDARAAN RODA 4 ALIAS MOBIL

Baik langsung sja kita ke TKP . Servis berkala ini dilakukan agar mobil anda itu ttap terpelihara.
Yg biasanya servis brkala ini dgn melihat brapa kilometer jarak yg telah ditempuh oleh mobil anda selama pemakaian .

*Servis 1000 km biasanya di sebut cecking satu

yg di lakukan adalah :
 - cek cairan2 kendaraan, sprt air radiator, air washer, minyak rem, air aki dan sbgainya
 - cek tekanan ban sesuai dgn tekanan yg telah di tntukan
- torsi kunci roda
- cek kelistrikan body
- cek kapasitas oli mesin, bila perlu, ganti oli mesin .
- bersihkan saringan udara

* servis 10.000 km

 yg dilakukan adalah :

CEK REM

meliputi :
_ rem depan ( cakram ) :
~ kanvas rem dan piringan dibersihkan dgn menghamplasnya dan disemprotnya dgn breake cleaner.
~bila kanvas rem tipis , usahakan segera diganti karena dpt mnyebabkan rem bunyi, piringan jg bisa aus dan rusak akibat dari kanvas rem yg tipis.
~ukur run out piringan atau cakram menggunakan dial indikator.
~cek juga sliding caliper atau pen kaliper msih dalam keadaan baik atau bebas, jika sliding caliper macet, lepas dan bersihkan serta melumasinya dgn vet atau gemuk.
~tidak lupa juga mngecek repear kit msihdalam keadaan baik dan tidak sobek.

_rem belakang ( tromol )
~buka dan periksa keadaan tromol dan kanvas rem dalam keadaan baik dan tebal kanvas rem msih sesuai.
~jika kanvas rem tipis,usahakan segera mnggantinya agar daya pengereman tetap terjaga
~bersihkan kanvas rem dan tromolnya mnggunakan hampelas dan breake cleaner.
~cek run out tromol dgn dial indikator
~cek kebocoran wheel silinder,jika bocor, segera ganti atau bongkar dan bersihkan
~cek juga gerak bebas sepatu rem, jika macet, periksa atau ganti wheel silinder
~setel tromol, dengan menambah atau mngurangi stelan pada penyetelan sepatu/kanvas rem lalu pasang kanvas rem dan putar tromol dan rasakan agar dirasakan ada gesekan antara tromol dalam dan kanvas rem
~tidak lupa mengecek kabel handrem dgn cara menarik dan melepasnya dan perhatikan sepatu rem nya gerak atau tidak pada saat hand rem ditarik atau dilepas.

-sebelum memasang roda, periksa trlebih dahulu keadaan ban, bila perlu rotasi ban dgn rotasi sbg brikut:
~depan kanan ke belakang kiri
~depan kiri ke belakang kiri
~belakang kanan ke depan kiri
~belakang kiri ke depan kanan

-pasang roda dan cek tekanan ban
- torsi kunci roda sesuai moment yg di tentukan.

TUNE UP

Meliputi :

#Tune up pada kendaraan EFI
-Busi
Pada cek 10.000 km, busi hanya di bersihkan dgn sikat kawat dan ukur celahbusi serta setel celah busi, biasanya  0,8-0,9 pada filler gauge.
-Filter udara
Bersihkan filter udara dari kotoran debu
-ISC dan trotle body
Bersihkan ISC ( idle speed control ) dan trotle body dgn mnggunakan karbu cleaner.
-ganti oli dan filter oli
-AKI / Baterai
cek dan periksa kapasitas air aki, jika kurang dari upper, tambah air aki....
Cek tegangan baterai dgn multitester...
Cek kondisi aki dan 2 terminalnya, bersihkan jika kotor
-cek kapasitas air air lainnya sepwrti air washer, air radiator, minyak remdan minyak power steering jika ada...
-V-belt
Periksa kondisi dan ketegangan vbelt
Jika kendor, setel kekencangan vbelt..
-periksa kembali pekerjaan anda barangkali ada soket atau baut yang belum terpasang. . . . . .

*Cheking 20.000 km

Yang dilakukan adalah sama seperti pekerjaan cheking 10.000 hanya saja pada cheking 20.000 ini busi tidak dibersihkan melainkan di ganti.....

* Cheking 40.000

Yang di lakukan adalah :

Untuk pekrjaan cek rem dan tune up sama seprti cheking 20.000, seperti ganti busi dan lain2
Serta pada cheking 40.000 ini dilakukan pekerjaan tambahan seperti berikut ini :
~ganti minyak/oli transmisi
~ganti minyak/oli gardan/differential
~ganti saringan udara
~ganti minyak rem ( bleading )
~ganti air radiator ( bleading )

* UNTUK CHEKING 30.000, 50.000, 70.000, 90.000 dan sebagainya, pekerjaan yg dilakukan sama persis dgn pekerjaan cheking 10.000

* UNTUK CHEKING 60.000, 100.000, 140.000 dan sbagainya, pekerjaan yg dilalukan sama sprti pekrjaan pada cheking 20.000

* UNTUK CHEKING KELIPATAN 40.000 SPERTI 80.000, 120.000, 160.000 dan sebagainya, pkerjaan yg dilakukan adalah sperti pkerjaan pada cheking 40.000....

* Dan untuk cheking 70.000 km, dilakukan pkerjaan tambahan yaitu penggantian timing belt dan tensionernya....


Ya. . . . Mungkin cukup segini dulu postingan kali ini, soalnya cape ngetiknya. . . .. hehe. .

Jangan lupa berikan kritik dan saran untuk postingan ini gan dngan cara memberikan komentar. . . .
Terima kasih. . . . .
Sampai jumpa di postingan berikutnyaaaa......

Sekali lagi terima kasih, kurang lebihnya mohon maaf........
Salam kenal juga untuk semuaaaa

IRFAN RISANDI